Pada dasarnya hampir semua laki-laki akan melihat fisik sebelum kemudian melihat hati seorang perempuan, namun hanya faktor "klik" lah yang akhirnya mampu membuat laki-laki menambatkan hatinya. So, jangan hanya fokus pada penampilan fisik semata namun melupakan pentingnya membenahi diri. Karena hanya laki-laki seriuslah yang mau berjuang untuk kalian, maka tidak ada salahnya sedikit sibuk untuk memperbaiki penampilan fisik juga hati.
Ketika penampilan fisik sudah cukup "good" yang memang sifatnya relatif, dari situ kita akan mulai tahu mana yang memang tertarik atau hanya suka semata. Bersumber dari Huffington Post berikut ini ada cara sederhana yang bisa kita gunakan untuk melihat si "dia" tertarik pada kita
1. Berusaha untuk Selalu Dekat

2. Melihat Bagian Atas Bukan Bawah!
Laki- laki adalah periset paling apik dan rajin, ia akan memandang
objek penelitiannya sedetil mungkin, karena laki-laki tidak suka
melewatkan hal-hal remeh temeh yang ia tahu di masa depan bisa
menyelematkan hubungannya. See, lihat lelaki yang ada dihadapanmu apakah
ia melihat dari atas kepala sampai jengkal kaki terakhir kalian, hanya
dia yang sungguh-sungguh lah yang akan terus memandang wajahmu. Nah,
sudah jelas jika
kalian sedang dalam posisi berdiri dan berbicara, lihatlah kemana mana
dia memandang. Jika ke bawah itu berarti kencan kedua tidak akan pernah
terjadi. Tapi jika ia melihat lurus kearah wajah itu pertanda ia ingin tau lebih tentang mu.
3. Menyilangkan Tangan itu Artinya ia Menutup Diri
Laki-laki biasanya sulit membuka diri dan memang tidak suka mengumbar hal-hal pribadi, namun pada dia yang ia percaya terbuka itu bukanlah hal sulit. Perhatikan baik-baik saat berkencan apakah ia menyilangkan lengannya atau tidak. Jika lengannya disilangkan, kemungkinan dia sedang berusaha menutup diri. Ketika
ini terjadi, cobalah mendekatkan diri dan biarkan ia tahu bahwa kamu tertarik. Bila kamu sudah berusaha mendekat namun ia terus menyilangkan lengannya, maka kemungkinan ia benar-benar tidak tertarik denganmu, namun tetaplah bersikap ramah
4. Tak Memberi Ruang

4. Tak Memberi Ruang
Laki-laki bukanlah sosok yang senang berbagi apalagi dengan orang yang baru dikenal, karena itu tidak heran jika mereka selalu menjaga jarak dengan orang-orang baru. Tapi jika dia sudah merasa nyaman denganmu maka jarang itu akan ia hapus. Tapi jangan duduk terlalu dekat dengannya, berikan dia jarak ketika berbicara untuk membuatnya nyaman berada didekatmu. Pernah terjebak di lift di mana seseorang berdiri terlalu dekat satu sama lain? Rasanya canggung bukan? Ini seperti seseorang sedang mencoba untuk menyerang ruang kalian. Ini pulalah yang dirasakan para laki-laki. Jarak antara 5 dan 18 inci sudah dianggap sebagai zona intim. Tapi ketika didekati ternyata si dia malah manjauhkan diri satu lengan panjang itu artinya dia sedang memberikan sinyal kepadamu untuk tak menyentuhnya
Laki-laki sebenarnya tidak pandai melakukan hal-hal romantis, tapi mereka tahu sentuhan bisa membuat perempuan merasa nyaman. Jadi, kalian harus memahami betul mana sentuhan manis dan mana sentuhan "manis" lainnya yang bertujuan buruk. Ketika ia menyentuh tanganmu ketika kamu bercerita itu adalah bentuk kepeduliannya, sama halnya ketika seorang laki-laki menceritakan sebuah cerita dan kalian sedikit menyentuh lengannya itu artinya kalian berusaha memahaminya. Kebanyakan orang menyukai sentuhan dan menanggapi dengan cara yang positif. Itu karena sentuhan terasa baik dan membuat orang yang sedang disentuh merasa istimewa. Dan kita semua suka di istimewakan bukan?
sumber: http://www.huffingtonpost.com/lisa-copeland/flirt-with-body-language_b_7617420.html
terimakasih untuk infonya yah
BalasHapusElever Agency